04 Mei 2010

SEMANGAT BELAJAR



Pagi ini Tuhan telah menganugerahkan hujan cukup deras di sebagian kota Surabaya. Di kala sebagian penduduk masih malas dari tempat tidur, di kala sebagian dari mereka masih memanjakan rasa penat, kami sudah bangun sedari jam 4. Kedua anakku sudah mandi, berpakaian seragam sekolah, dan siap untuk sarapan pagi. Sambil belajar, mereka disuapi ibunya makan pagi. Hujan masih belum reda, masih ingin memanjakan kemalasan orang-orang yang memang malas. Hari ini kebetulan tidak ada jam mengajar pagi, saya berniat pergi ke kantor agak siang, ingin mengantar anak-anak ke sekolah. Sudah lama Winda minta diantar ke sekolah, tapi belum bisa saya kabulkan, karena kesibukan mengajar siswa kelas XII, apalagi menjelang Unas. Tepat pukul 06.30 saya mengantar Mas Kiky ke sekolah, karena masih hujan Mas Kiky hanya pakai sandal jepit, pakai jas hujan, dan saya bawakan handuk kecil untuk menyeka wajah kalau basah. Tas sekolah dimasukkan dalam tas kresek, dan pakai topi. Sedang saya memakai jas hujan juga. Sepanjang perjalanan yang hanya ditempuh 15 menit, perjalanan terasa jauh karena harus mengendarai motor ekstra hati-hati, karena hujan dan angin saling berebut ingin menjadi yang terkuat. Ada beberapa anak SD memakai payung, jalan pelan-pelan sambil menahan payung dari hembusan angin diantar oleh ibunya. Sesampai di sekolah sudah ramai, dan hujan juga masih belum reda. Terselip satu keharuan dan kebangaan, anak-anak mempunyai semangat yang tinggi untuk menimba ilmu. Lebih bangga lagi, ternyata masih banyak orang tua yang konsisten sebagai orang tua, mendukung semangat anak-anaknya untuk tetap mencari ilmu walau hujan yang demikian deras menguyur bumi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar