27 April 2010

KEMBALI KE BALI


Tidak banyak yang dapat diceritakan untuk kunjungan ke Bali kali ini, karena hampir setiap tahun saya mendapat tugas untuk mendampingi siswa ke pulau Bali. Bahkan tahun ini dua kali saya mengunjungi Bali, yang pertama tour keluarga pada bulan Januari 2010, untuk postingan dan foto sudah saya ceritakan, sedang untuk kunjungan kedua yaitu bulan April, tepatnya tanggal 17-20 April 2010. Pada kunjungan ini kami membawa rombongan sebanyak 8 bus, dan travel yang kami gunakan juga sama seperti tahun-tahun sebelumnya yaitu dari Ma’alas.


Objek wisata yang kami kunjungi tidak berbeda dengan kunjungan sebelumnya, antara lain Tanjung Benoa, Tanah Lot, Bedugul, Pasar Sukowati, GWK, Jangkrik, Joger dan yang berbeda adalah kunjungan ke Cening Bagus. Tempat ini sama dengan Karang Karunia, yaitu sama-sama menyediakan cinderamata khas Bali, dan oleh-oleh khas Bali. Hanya di tempat ini jumlah item dan ragam cinderamata lebih banyak.
Saya berada di bus 5, didampingi Bp. Muamar dan Ibu Erika, kebetulan siswa XII.IPA-1 yang ikut tidak full satu kelas, sehingga masih ada beberapa kursi yang kosong. Secara kebetulan juga bus 7 yang ditempati Ibu Arum, Pak Mudhar, dan Pak Bakti over penumpang, sehingga Pak Bakti dititipkan di bus 5. Mulai berangkat sampai kembali lagi ke Surabaya. Saya mengucapkan terima kasih kepada siswa kelas XII.IPA-1 yang sudah tertib dan tidak menimbulkan masalah selama perjalanan. Walaupun ada tiga anak yang sempat KO pada waktu perjalanan pulang.


Kejadian yang sangat penting yang perlu dicatat/diingat/dijadikan peringatan dalam perjalanan ini, yaitu kejadian kecelakaan yang dialami bus 6, ketika perjalanan pulang, disekitar jalan menuju rumah makan Utama Raya Situbondo. Waktu itu sekitar jam 01.00 saat-saat para penumpang bus yang kelelahan sedang tidur lelap, sedang pak sopir juga dalam keadaan lelah dan mengantuk. Karena kurang hati-hatinya sopir sehingga bus menabrak truk di depannya, dan karena jarak antara bus dan truk di belakangnya juga cukup dekat, sehingga sopir truk tidak sempat mengerem, yang pada akhirnya menyeruduk bus 6 tersebut. Belum sempat penumpang bus tersadar dari rasa kaget karena bus menyeruduk truk di depannya, ditambah serudukan dari truk di belakang. Tak ayal lagi banyak penumpang yang terpental. Saat itu yang berada di bus 6 adalah Bu Endang, Pak Eko, dan Bapak Kepala Sekolah. Masih beruntung siswa dan bapak/ibu guru tidak mengalami luka yang serius, hanya kernet bus yang parah, karena tergencet, dan membutuhkan waktu untuk menolongnya.


Secara keseluruhan tour berjalan baik dan lancar, dan bapak/ibu guru serta siswa tidak kurang suatu apapun. Hal-hal yang perlu mendapat perhatian sebagai bahan evaluasi untuk kegiatan serupa tahun depan adalah : (1) Pembagian kamar hendaknya sesuai dengan yang direncanakan, sehingga tidak membuat kecewa siswa. Kalau perlu membuat MOU dengan pihak travel selaku penyelenggara. (2) Kalau memang tour diselenggarakan pada musim penghujan, hendaknya sebelum pemberangkatan siswa dianjurkan untuk membawa payUng atau jas hujan, sehingga kejadian banyak siswa yang kehujanan tidak terulang kembali. Sebab akibat banyak siswa yang kehujanan membuat mereka dalam perjalanan pulang masuk angin. (3) Pada waktu perjalanan pulang, dimana keadaan semua dalam keadaan lelah, maka hendaknya para pendamping (guru) secara bergantian menemani sopir, mengingatkan sopir kalau sudah mengantuk. Kalau perlu sopir dan pendamping sopir diberi snack, permen sehingga membuat mereka tidak mengantuk. Terakhir, Sampai jumpa pada tour tahun depan

22 Maret 2010

Kumpulan Doa

Beberapa hari ini saya lebih rajin ke perpustakaan. Mencari-cari majalah Al Falah yang diterima setiap bulan. Banyak sekali manfaat yang didapatkan dari majalah tersebut, mulai dari doa, cara mendidik diri sendiri, cara mendidik anak, peran kita sebagai orang tua, dan terutama masalah ibadah.
Berikut ini, saya tampilkan beberapa doa, semoga bermanfaat bagi kita semua.



Bila Anda menginginkan teks doa seperti contoh di atas, Anda bisa mengambil di bawah ini :
1. Doa agar dijaga kesucian diri
2. Doa mohon datangnya ampunan di hari perhitungan
3. Doa agar menjadi saksi terhadap Rasul
4. Doa mengenakan pakaian
5. Doa Nabi Musa saat kesulitan
6. Doa mohon cinta sejati
7. Doa mohon diberi kesabaran
8. Doa agar terhindar dari dengki
9. Doa agar terhindar dari tipu daya orang zalim
10.Doa mohon anak yang shalih
11.Doa mohon ampunan ayah-ibu dan kaum mukmin
12.Doa mohon mampu bersyukur
13.Doa orang yang mengalami kesulitan
14.Doa memohon kepada yang tak pernah ingkar janji
15.Doa mohon dianugerahi keluarga yang menyenangkan hati
16.Doa agar disempurnakan petunjuk dan urusan
17.Doa malaikat bagi orang beriman dan shalih
18.Doa di malam Lailatul Qodar
19.Doa agar anak cucu jauhi berhala
20.Doa mohon ampun atas keterlaluan sikap

18 Maret 2010

PhotoScap




Malan kemarin seperti biasa sehabis bekerja, dan anak-anak sudah tidur, saya melalangbuana ke jagat maya. Ieng-iseng aku ketikkan ke paman Google "Free Software". Dan saya mencoba membuka beberapa alamat. Saya temukan yang selama ini saya cari, yaitu sebuah software bagaimana cara menata beberapa foto secara cepat, tetapi hasilnya tidak mengecewakan. Selama ini kalau saya membuat kolase foto selalu saya lakukan secara manual di PhotoShop. Tetapi dengan Software PhotoScap segalanya menjadi mudah.
Beberapa kemudahan yang ditawarkan PhotoScap :
1. Menata foto dengan berbagai variasi dengan teknik "ambil dan letakkan"
Iya, Anda hanya mengambil foto dan meletakkan sesuai dengan template kolase yang sudah Anda pilih sebelumnya.
2. Bisa memodifikasi foto berwarna menjadi foto hitam putih atau menjadi foto berkesan tua (sepia), hanya dengan sekali klik.
3. Tersedia berbagai bentuk frame yang patut Anda coba
4. Tersedia fasilitas untuk membuat beberapa foto dirangkai menjadi animasi sederhana semacam slideshow dengan beberapa variasi transisi.
5. Dan masih ada beberapa fasilitas yang lain.

Contoh foto kolase yang saya buat tidak lebih dari 2 menit dengan Photoscap


Anda Tertarik. Silahkan download di sini, gratis!!!

08 Maret 2010

Lautmu Rinduku

Melarungkan hasrat yang lalu ke lautmu
Adalah sebuah siluet indah berpendar
Bermandikan manik-manik senyum nyata
Bermunculan merona dalam nikmat

Satu dua tiga detik jam tak pernah berhenti
Begitu juga alunan sangkakala kerinduan
Menggema memantul membias laksana alunan gelombang
Memutar anggan yang tak pernah pupus

Jauhku diantara jauhmu
Memangkas rindu yang terlalu kelam
Tak bisa memudar lekas
Selalu membentur keraguan